Fibroadenoma Mammae, Fenomena Gunung Es di Kalangan Wanita Muda?

Kaget, itu hal pertama yang saya rasakan mengetahui ada teman yang akan operasi pengangkatan FAM. FAM? Agak awam terdengar. Kepanjangannya adalah Fibroadenoma Mammae. Adenoma, tumor. Wah, agak seram ini. Tapi ternyata, FAM ini cukup banyak pernah diderita oleh wanita loh. Teman di kampus ada lebih dari 2 orang yang pernah memiliki FAM, teman KKN juga 2 orang. Insidensinya cukup tinggi ternyata. Berdasarkan penelitian, 15% wanita mengalami fibroadenoma mammae dan sekita 80% di antaranya diderita oleh wanita di bawah usia 30 tahun. Ini tentu menjadi sinyal ‘waspada’ bagi kita wanita-wanita muda, untuk mengetahui dengan pasti bagaimana gejala serta apa yang harus dilakukan ketika ternyata positif memiliki FAM.

Apa itu FAM?

Fibroadenoma adalah suatu tumor jinak yang merupakan pertumbuhan yang meliputi kelenjar dan stroma jaringan ikat. Fibroadenoma mammae adalah tumor jinak pada payudara yang bersimpai jelas, berbatas jelas,soliter, berbentuk benjolan yang dapat digerakkan. Karena dapat digerakkan, terkadang disebut breast mouse.

Bagaimana cara diagnosis nya?

menggunakan ultrasound (USG), mammografi, atau dengan menggunakan jarum untuk mengambil sedikit jaringan. Untuk wanita muda (20 tahun-an), lebih akurat menggunakan USG dibandingkan dengan mammografi.

Apakah FAM dapat menjadi kanker?

FAM tidak menjadi kanker. Sebenarnya terdapat 2 jenis FAM, yaitu simplex dan complex. FAM simplex tidak berkorelasi dengan meningkatnya resiko kanker, sementara wanita dengan FAM complex 3,72 kali lebih beresiko terkena kanker payudara dibanding wanita tanpa FAM (Greenberg et al., 1998). Sementara itu, hanya 0.002% – 0.0125% kanker payudara yang berkaitan dengan fibroadenoma.

Haruskan FAM diangkat?

Jika merupakan FAM simplex, secara medis sebenarnya tidak perlu diangkat, tetapi banyak wanita yang melakukannya untuk alasan estetis. Sementara untuk FAM complex, harus diangkat dilanjutkan dengan skrining kanker payudara.

Walau penyebab FAM belum diketahui pasti, kemungkinan besar disebabkan oleh hormon estrogen. Bagaimana dengan konsumsi makanan yang mengandung estrogen?

hingga saat ini, belum banyak jurnal penelitian ilmiah yang memaparkan korelasi antara konsumsi makanan mengandung estrogen/fitoestrogen dengan progresi FAM. Salah satu penelitian menarik dipaparkan oleh Nelson et al. (2004). Hasil penelitian mendapati bahwa resiko FAM tidak secara signifikan berasosiasi dengan konsumsi makanan dari kedelai/kacang-kacangan (yang mengandung fitoestrogen tinggi).

Bagaimana upaya prevensi terhadap FAM?

Masih berdasarkan penelitian  Nelson et al. (2004), resiko terjadi FAM menurun secara signifikan dengan konsumsi buah leci dan minyak wijen (sesame oil). Selain itu, pengaturan diet yang tepat dengan banyak buah dan sayur lebih efektif untuk menurunkan resiko FAM dibandingkan dengan hanya mengonsumsi salah satu sumber nutrisi tertentu. Wanita yang memilih menggunakan kontrasepsi oral juga memiliki resiko lebih kecil dibanding yang menggunakan kontrasepsi injeksi. 

Sekian sedikit ulasan dari saya, semoga menjadikan kita para wanita semakin aware dengan FAM dan tidak panik jika menemukan diri atau orang lain ternyata memiliki FAM! 🙂

referensi :

Zakia Coriaty Nelson, Roberta M. Ray, Chunyuan Wu, Helge Stalsberg, Peggy Porter, Johanna W. Lampe, Jackilen Shannon, Neilann Horner, Wenjin Li, Wenwan Wang, Yongwei Hu, Daoli Gao, David B. Thomas. Fruit and Vegetable Intakes Are Associated with Lower Risk of Breast Fibroadenomas in Chinese Women. J Nutr. 2010 July; 140(7): 1294–1301. doi: 10.3945/jn.109.119719

Ron Greenberg, Yehuda Skornick, Ofer Kaplan. Management of Breast Fibroadenomas. J Gen Intern Med. 1998 September; 13(9): 640–645. doi: 10.1046/j.1525-1497.1998.cr188.x
Advertisements

7 thoughts on “Fibroadenoma Mammae, Fenomena Gunung Es di Kalangan Wanita Muda?

  1. duh, penderitanya wanita muda ya yon, ngeri
    berarti detksi dini dng melihat ada tdknya benjolan ya?

  2. Waaaah mb yon ..tulisan nya menarik sekali ..kita jadi lebih tahu apa itu FAM dan seperti apa gejalanya.. baca tulisan ini spontan bikin langsung pegang2 “punya kita” ..Hehehe

    Memang kudu rutin yah dicek atau sekedar dipegang..Hehehe

    Terimakasih mb yonika, tulisan ini jadi nambah pengetahuan dan insyaallah bermanfaat bagi banyak perempuan muda 🙂
    Sukses selalu mb yonika cabut cabu ca ca ca 😀
    #PK21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s